Start up

Miss Internet 2019 Bantu APJII Target 2.000 Desa Terkoneksi Internet

Senin, 30 September 2019 | 16:50 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Selama menjabat sebagai Miss Internet Bali 2018, Putu Diah Desvi sudah melaksanakan berbagai program yang berkaitan dengan literasi digital. 

Pilihan Redaksi

  • Putu Diah Desvi Dinobatkan Sebagai Miss Internet Indonesia 2019
  • Reuni Miss Universe 2015 di Bali Safari & Marine Park
  • 100 Mahasiswa Milenial dan 14 Mantan Miss Universe Bersih-Bersih Pasar Sidemen
  • Kegiatan ini juga bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan bekerjasama dengan pemerintah. “Saya merasa bahwa literasi digital harus dilakukan oleh banyak pihak, dengan metode yang berbeda namun dengan tujuan yang sama,” ujarnya. 
    Bersyukur bahwa dukungan hadir dari segala lini. Menyandang gelar Miss Internet Indonesia, Diah mengaku tidak hanya sebatas menghadiri undangan saja, namun program selanjutnya ingin memberikan gagasan untuk mendukung pembentukan SDM yang unggul dan menjadikan Indonesia semakin maju. Dalam programnya, APJII menargetkan membantu 2.000 desa untuk bisa terkoneksi internet. Untuk mendukung acara ini, Miss Internet  Indonesia 2019 akan melakukan roadshow ke daerah-daerah yang baru terkoneksi internet. 
    “Saya akan konsisten melakukan aksi-aksi nyata dan bekerja sama dengan berbagai pihak di 34 Provinsi di Indonesia untuk melakukan literasi internet yang bersih, selektif, dan juga aman bagi para pengguna internet” katanya.
    Sebelum didapuk sebagai Miss Internet 2019, Diah dikenal sosok

    Pilihan Redaksi

  • Pemasaran Lewat Digital Penting untuk Pengembangan Produk Kopi Lokal Kintamani
  • Menteri ATR Targetkan Digitalisasi Arsip Pertanahan Bisa Terwujud
  • Coca-Cola Amatil Indonesia Raih Penghargaan IDC Digital Transformation Awards 2019
  • remaja yang ramah pernah menjadi Miss Internet Bali 2018 dan aktif dalam kegiatan sosial Kakak Asuh Bali yang fokus melakukan literasi pada bidang pendidikan dan juga digitalisasi. Ia juga menulis buku bersama dengan entrepreneur lainnya asal bali yang berjudul "50 Pengusaha Kota Denpasar".
    Menurut ketua APJII, Jamalul Izza Miss Internet Indonesia memiliki 3 nilai penting, yaitu Smart, Charm, and Digital Lovers. Pada dasarnya, hadirnya Miss internet Indonesia (MII) untuk membantu mengampanyekan atmosfer internet yang positif kepada masyarakat luas.
    “Pagelaran yang diinisiasi oleh APJII tidak hanya mencari figur yang dianggap menarik, tapi juga harus memiliki kriteria smart, charm, and digital lovers untuk mengkampanyekan penggunaan internet sehat kepada netizens di Indonesia,” ungkapnya. (bbn/rls/rob)

    Penulis : Rilis Pers

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Miss Internet 2019 APJII Bali Denpasar Indonesia



    Ekbis Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Ekbis

    Berita Bali TV