Start up

Koperasi Pegawai UNUD Jalin Kerja Sama dengan Balijek

Senin, 27 Mei 2019 | 08:38 WITA

beritabali.com/ist

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritabali.com, DENPASAR.
Di tengah isu kisruhnya transportasi konvensional dan online belakangan ini, muncul aplikasi Balijek yang merupakan gabungan transportasi dan belanja online karya putra Bali. 

Pilihan Redaksi

  • Bali Kembangkan Transportasi Terintegrasi, Koster: Harus Ada Perubahan Pengelolaan Pariwisata
  • Rencana Atur Zonasi Taksi di Bali, Koster Diminta Ikuti Aturan Menteri
  • Koster Minta Jamkrida dan BPD Bali Fasilitasi Permodalan Startup Milenial
  •  
    Fridayana Yudiaatmaja, yang biasa akrab dipanggil Ferry adalah salah satu pendiri Balijek, menyatakan bahwa kemajuan teknologi yang bertujuan untuk mempermudah cara kita menjalani hibup memang tidak bisa dihindari. 
     
    Ferry, yang saat ini juga sebagai mahasiswa Unud sekaligus seorang dosen Undiksha menambahkan bahwa Balijek tidak serta merta menjadi pesaing para driver konvensional, karena menyasar pelanggan lokal (Business to Consumer). Hal ini dapat dilihat pada proses registrasi, aplikasi ini menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tidak dimiliki oleh turis asing yang sedang berkunjung ke Bali. 
     
    Jadi pasar untuk para driver angkutan sewa khusus tetap ada, terlebih lagi zona operasional akan diatur oleh pemerintah daerah. Balijek, yang para drivernya hanya berplat DK juga tidak serta merta head-to-head dengan transportasi online yang sudah besar karena Balijek menggarap pasar yang tidak menjadi perhatian pesaing lainnya.
     
    Kehadiran Balijek diharapkan tidak banyak berbenturan dengan para pemain baik itu transportasi konvensional maupun online yang sudah ada dan sudah saatnya tumbuh berkembang menjadi mitra layanan transportasi dan belanja online khusus untuk masyarakat Bali. 
     
    Keinginan Balijek untuk dapat bekerjasama dengan berbagai potensi lokal (Koperasi, Bumdes, UMKM) terutama dalam program revitalisasi koperasi telah disambut baik oleh KPN Unud dengan difasilitasi oleh Dr. Agus Dharma yang merupakan anggota KPN sekaligus dosen di Fakultas Teknik Unud. KPN Unud merupakan koperasi pegawai negeri dengan jumlah anggota sebanyak 2.188. 
     
    Tim

    Pilihan Redaksi

  • Jembrana Raih Opini WTP Kelima Kali dari BPK
  • Diburu ke Karangasem, Pelaku Pencabulan Kakak Beradik Kabur
  • Kampung Kecicang Islam, Jejak Perkembangan Islam di Karangasem
  • Pengawas dan pengurus KPN Unud sepakat bahwa dengan menampilkan produk-produk koperasi pada marketplace (tempat belanja online) diharapkan nantinya akan meningkatkan partisipasi anggota untuk berbelanja di koperasinya.
     
    Hal ini dapat terjadi karena proses pembelian barang sangat mudah. Pembeli setelah menjalankan aplikasi Balijek User, melalui fitur BaliMarket untuk berbelanja, kemudian barang belanja oleh driver koperasi/Balijek bisa langsung diantar ke rumah jadi pembeli tidak perlu repot datang ke koperasi. 
     
    Metode pembayaran yaitu dengan cash on delivery (COD) atau dibayar saat barang diterima, juga bisa dengan cicilan. Koperasi tidak perlu investasi untuk menyediakan aplikasi, akan tetapi cukup menggunakan aplikasi Balijek yang sudah ada.
     
    Oleh karena itu, KPN Unud tidak ragu lagi menjalin kerjasama atau bersinergi dengan Balijek. Terlebih lagi Balijek merupakan karya putra daerah (bukan aplikasi pesanan) yang semestinya diberikan ruang sehingga ekonomi kreatif digital di Bali dapat tumbuh dan berkembang. (bbn/rls/adv)

    Penulis : Berita Advertorial

    Editor : I Komang Robby Patria


    TAGS : Balijek KPN UNUD Kerja Sama



    Ekbis Lainnya :


    Berita Lainnya

    Trending Ekbis

    Berita Bali TV